Telah DIBUKTIKAN dalam enam bulan pertama dalam kehidupan seseorang, cukup hanya mengkonsumsi ASI saja.

Tapi banyak sekali saya dapatkan di lapangan para ibu yang baru melahirkan tidak dapat memberikan ASI dengan alasan ASInya tidak keluar, padahal saat saya cek payudara ibu tadi bengkaknya cukup besar dan setelah diberikan terapi serta cara massage yang benar, ASInya keluar banyak. Tetapi banyak yang mengeluh saat pertama ASI banyak lama-lama menjadi berkurang, di artikel ini secara peribadi saya akan menguraikan pengalaman selama bertahun tahun untuk para ibu yang baru melahirkan agar bisa memberikan ASI, dapat menggunakan tips berikut ini :
  1. Mulailah belajar menyusui, satu atau setengah jam pertama apabila kondisi memungkinkan walaupun ASI belum keluar, karena isapan bayi pada putting akan merangsang produksi pada payudara anda.
  2. Bila terjadi pembengkakan di payudara anda mintalah tolong kepada perawat atau teraphis untuk membantu memasage payudara anda sehingga kelenjar-kelenjar ASI bisa menjadi hangat dan mengeluarkan ASI.
  3. Sebaiknya setiap dua jam sekali anda harus disiplin untuk memyusui bayi anda, semakin sering menyusui maka semakin banyak produk ASI yang terjadi.
  4. Bila Payudara anda lembek, sesering mungkin anda rangsang dengan memasukan mulut bayi ke puting susu anda.
  5. Bila ASI anda sudah dihisap bayi dan ternyata payudara masih bengkak, dapat menggunakan pompa ASI & menyimpannya kedalam botol, sehingga tidak terjadi MASTITIS.
  6. Bila payudara membengkak dan puting susu saat dihisap terasa sakit, maka harus dibantu dengan massage dan bagian puting susu dikompres dengan kapas yang sudah direndam dengan air hangat, yang terlebih dahulu kapasnya diperas, dan selanjutnya di tempelkan di puting susu yang terasa sakit. Ulangi berkali-kali, sampai pori-pori atau jalan keluarnya susu jadi terbuka lancar.

Faktor-faktor yg menyebabkan Produk ASI berlimpah :
a) Istirahat cukup dan tidak stres

b) Sesering mungkin dihisap dan disusui ke bayi langsung, boleh dipompa ketika bayi sudah kenyang menyusui sedangkan payudara masih bengkak.
c) Mengkonsumsi makanan yang bergizi tinggi.
d) Memiliki rasa percaya diri yang tinggi untuk menyusui
e) Saat bayi lahir diusahakan untuk tidak menggunakan botol saat memberi susu kepada bayi, agar terbiasa mengenal puting susu ibunya. Karena akan mempengaruhi produksi asi pada ibu.
f) Meminta kepada dokter anda obat yang dapat membantu memperbanyak ASI.

Catatan :

Apa itu MASTITIS ?

Mastitis adalah infeksi payudara akibat penyumbatan saluran ASI, ketika bayi belum bisa menghisap puting susu sedangkan produksi ASI berlimpah, yang pada akhirnya terjadi penyumbatan asi. Dan biasanya menyebabkan demam tinggi.

Untuk itu bersegeralah konsultasi kepada dokter atau sebelum terjadi pembengkakan yang berlebihan, payudara harus sering di massage dan dikeluarkan asinya jangan menunggu bengkak berkelanjutan.

Untuk membantu melancarkan ASI dan merangsang timbulnya hormon prolaktin (hormon yang mempengaruhi produksi air susu). Tetapi akan lebih berhasil program asi eksklusif apabila sedini mungkin bayi sudah dikenalkan dan diajarkan menghisap puting susu ibunya.

Breast Care

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *